Dibalik manfaat Bayam..

Saat kuliah Kimia Organik 1,, saya mendapatkan sedikit informasi penting dari dosen saya.. disini saya akan membagikan apa yang saya dapat saat kuliah..

Bayam,,, makanan popeye yang satu ini sangat kita kenal dengan baik.. Bayam atau dalam nama ilmiahnya Amaranthus spp. mengandung banyak nutrisi yang bermanfaat bagi tubuh.. Mengandung zat besi yang diperlukan tubuh untuk merangsang pembentukan sel-sel darah merah.  Menyantap sayur bayam sama artinya dengan melindungi diri dari gejala-gejala penyakit kurang darah yang membuat tubuh menjadi lemas/loyo. Daun bayam baik untuk ginjal dan organ pencernaan oleh karena kandungan seratnya yang cukup tinggi sehingga dapat mengatasi sembelit dan melancarkan buang air besar. Kandungan nutrisi yang ada di bayam dapat menurunkan kolesterol, gula darah, melancarkan peredaran darah dan menurunkan tekanan darah yang berlebihan. Bayam bisa menjadi sayuran pencegah kanker usus, diabetes, gagal ginjal, rambut rontok, katarak dan rabun senja. Tapi bayam bukan untuk penderita Asam Urat dan Rhematik karena bayam mengandung zat purin dengan kadar yang cukup tinggi dan diubah oleh tubuh menjadi asam urat. Kondisi ini dapat memicu kekambuhan penyakit dengan gejala nyeri di persendian tangan dan kaki.

Bayam (google)

Tapi selain manfaatnya ada yang perlu kita tahu dari bayam ini,, bayam bila tidak diolah dan dimanfaatkan dengan baik akan menyebabkan racun.. Nah lo..  Berikut penjelasannya..

Bayam mengandung zat besi yang berupa Fe2+ (ferro), jikalau bayam terlalu lama berinteraksi dengan O2 (Oksigen), maka kandungan Fe2+ pada bayam akan teroksidasi menjadi Fe3+ (ferri).. Meski sama-sama zat besi,, yang bermanfaat untuk manusia adalah ferro,, lain halnya dengan ferri yang bersifat racun.. Jadi jangan sekali-sekali untuk memanaskan sayur bayam yang sudah melalui proses pemasakkan dalam bentuk makanan..

Alangkah baiknya juga,, kita harus segera mengkonsumsi bayam sesaat sudah diolah, lebih baik hindari juga mengkonsumsi bayam yang sudah lebih dari 5 jam di atas meja makan,, karena selain mengandung zat ferri yang tadi disebutkan di atas,, bayam tersebut juga dapat mengandung zat nitrat (NO3) yang jika teroksidasi dengan udara juga akan menjadi NO2 (nitrit) yang bersifat senyawa tidak berwarna,, tidak berbau dan bersifat racun..

Dalam proses penyimpanan di lemari es pun harus diperhatikan,, karena semakin lama bayam disimpan di dalam lemari es, senyawa nitrit pun akan terus meningkat kadarnya..

Efek racun pada nitrit menimbulkan reaksi dengan zat besi dalam sel darah merah tepatnya di hemoglobin.. Ikatan nitrit dengan hemoglobin disebut Methemoglobin yang mengakibatkan hemoglobin tidak mampu mengikat oksigen.. Jika jumlah methemoglobin mencapai lebih dari 15% dari total hemoglobin,, makan akan terjadi Sianosis yang artinya keadaan dimana seluruh jaringan tubuh manusia kekurangan oksigen..

Jangan takut makan bayam ya,, walaupun mengandung racun tapi bayam banyak mengandung manfaat yang baik untuk tubuh.. Yang perlu diperhatikan yaitu cara pengolahan dan lebih memperhatikan hal-hal yang disebutkan diatas.. Kalau kita cerdas dalam menanggapi seluk beluk bayam,, pasti kita terhindar dari racun yang tentunya merugikan..

2 thoughts on “Dibalik manfaat Bayam..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s